Kurikulum

 

Peran Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dalam pengembangan kurikulum adalah memfasilitasimengkoordinasi secara penuh dan menyediakan sebagian dana untuk kegiatan tersebut.  Dana yang digunakan dalam pengembangan kurikulum, tidak hanya berasal dari Fakultas, tetapi juga berasal dari Departemen (Program Studi) dan dari IPB yaitu dari Direktorat Pengembangan Pogram Akademik di bawah Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Fakultas berperan dalam menentukan kebijakan kurikulum yang berlaku di FPIK dengan mempertimbangkan masukan dari stakeholders internaldan eksternal. Kurikulum mencakup pula kompetensi dasar fakultas yang harus dimiliki oleh lulusan dari FPIK-IPB.  Kompetensi dasar fakultas dirumuskan secara bersama dengan melibatkan pertimbangan dari program studi-program studi yang ada di lingkungan IPB. Sementara itu untuk kompetensi utama dari masing-masing program studi di departemen merupakan wewenang departemen untuk menentukannya dengan mepertimbangkan masukan dari stakeholders internal dan eksternal.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan berperan aktif dalam penyusunan, pengembangan, dan peningkatan kurikulum program studi yang ada dalam lingkup FPIK. Pada tahun 2014, IPB telah menetapkan seluruh program studi Sarjana dan Pascasarjaa diberlakukan kurikulum berbasis KKNI.  Berdasarkan arahan IPB tersebut, fakultas mulai memfasilitasi program studi sarjana TMPB, MSP, THP, TMPT, ITK untuk melakukan evaluasi dan merevisi kurikulum. Fakultas memfasilitasi melalui penyelenggaraan pertemuan-pertemuan pembahasan kurikulum, mulai bulan Juni 2014 dimana masing-masing program studi melakukan pembahasan kurikulum secara intensif dengan melibatkan stakeholders internal dan eksternal.   Berdasarkan hasil pertemuan-pertemuan dan Pra-Lokakarya, program studi program telah memiliki draf kurikulum baru berbasis KKNI.  Draf kurikulum selanjutnya disampaikan ke IPB sebagai bahan Lokakarya Multi Strata yang dilakukan IPB pada tanggal 28 Agustus 2014.

Beberapa tahap kegiatan yang telah dilakukan dalam penyusunan kurikulum yaitu:

  1. Pembentukan tim penyusun (SK Dekan No.15/IT3.3/OT/2014);
  2. Evaluasi kurikulum mayor-minor 2011-2015, dilakukan oleh Departemen dan Fakultas (Februari-Maret 2014);
  3. Penyamaan pemahaman tentang KKNI untuk penyusunan kurikulum (26 Maret 2014);
  4. Pertemuan-pertemuan untuk penyusunan draft kurikulum FPIK 2014-2018 (19 Februari, 12 Maret, 19 Maret 2014);
  5. Menjaring masukan dari alumni dan stakeholder (7 April 2014);
  6. Konsinyasi penyusunan draft kurikulum (3-4 April 2014);
  7. Lokakarya kurikulum  tingkat fakultas (10 April 2014);
  8. Rumusan draft kurikulum hasil lokakarya fakultas (15 April 2014, 22 April 2014, 16 Mei 2014);
  9. Lokakarya IPB (28 Agustus 2014);
  10. Lanjut dari Hasil Lokakarya IPB (29 Agustus 2014 dan 2 September 2014);
  11. final kurikulum FPIK-IPB 2014-2018 (3 September 2014).

Penyusunan kurikulum FPIK 2014-2018 merupakan kegiatan yang dilakukan sesuai dengan arahan kebijakan IPB  dalam  rangka  implementasi  Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Peraturan Presiden RI Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia menyatakan bahwa Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka  penjenjangan kualifikasi  kompetensi  yang  dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia  telah menetapkan sembilan jenjang kualifikasi yang dimulai dari jenjang 1 (satu) sebagai jenjang terendah sampai dengan jenjang 9 (sembilan) yang merupakan jenjang tertinggi. Setiap level pada jenjang kualifikasi dapat diraih melalui jalur pendidikan formal, pelatihan kerja maupun pengalaman kerja. Diberlakukannya KKNI menghendaki pendidikan formal untuk dapat menunjukkan akuntabilitasnya  dalam  menghasilkan  lulusan  sesuai dengan strata yang diprogramkan.

Pemberlakuan KKNI menghendaki setiap program studi untuk dapat merumuskan capaian pembelajaran (learning outcomesLO). Deskripsi kualifikasi KKNI menjabarkan capaian pembelajaran pada lingkup program studi yang berlaku secara umum dan lebih rinci di tingkat nasional. Selanjutnya akan dijabarkan learning outcomes pada kurikulum program studi di perguruan tinggi dan penjabaran learning outcomes dari mata kuliah-mata kuliah.  Dalam kerangka implementasi KKNI, seluruh program studi yang ada di FPIK, baik untuk program sarjana maupun pascasarjana telah merumuskan capaian pembelajaran (learning outcomes: LO). Capaian Pembelajaran (learning outcomes) adalah internalisasi dan akumulasi ilmu pengetahuan (science), pengetahuan (knowledge), pengetahuan praktis (know how), keterampilan (skills), afeksi, dan kompetensi yang dicapai melalui proses pendidikan yang terstruktur dan mencakup suatu bidang ilmu/keahlian tertentu atau melalui pengalaman kerja. Penyusunan LO program studi di FPIK telah dilakukan melalui serangkaian lokakarya yang diselenggarakan di tingkat Departemen, Fakultas dan Institusi IPB.  Lokakarya LO di tingkat Fakultas telah dilakukan pada 5 Desember 2012.

Rumusan LO program studi di FPIK yang telah tersusun perlu diintegrasikan dalam kurikulum, sehingga harapan untuk dapat menghasilkan sarjana-sarjana perikanan dan ilmu kelautan yang berkualitas, handal, mandiri sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya dapat diwujudkan. Penyusunan kurikulum FPIK-IPB 2014-2018 adalah dalam kerangka pemenuhan kebutuhan tersebut. Mengacu pada  Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 232/U/2000 Tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, yang dimaksud dengan kurikulum pendidikan tinggi yaitu seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar-mengajar. Kurikulum berisikan penjelasan yang mencakup kompetensi lulusan dalam pengembangan bidang ilmu, tingkat pemahaman tentang bidang ilmunya, kemampuan mengkomunikasikan hasil pemikiran dan karyanya secara lisan dan tertulis, kemampuan menggunakan pengetahuan dan keterampilannya dalam kawasan keahliannya untuk menemukan jawaban dan atau memecahkan masalah kompleks termasuk yang memerlukan pendekatan lintas disiplin ilmu.

Kurikulum FPIK 2014-2018 merupakan penyempurnaan atau pengembangan dari kurikulum mayor-minor yang telah diberlakukan IPB sejak tahun akademik 2005/2006. Kurikulum secara umum meliputi:

  1. Mata kuliah Tingkat Persiapan Bersama (TPB)/Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU),
  2. Mata kuliah interdepartemen,
  3. Mata  kuliah  mayor,  dan
  4. Mata kuliah minor atau mata kuliah supporting courses.

Mata kuliah TPB adalah mata kuliah yang berlaku secara umum di IPB untuk memenuhi kompetensi dasar lulusan IPB. Mata kuliah interdepartemen di FPIK dimaksudkan untuk memenuhi kompetensi dasar sarjana perikanan dan ilmu kelautan dari FPIK-IPB. Mata kuliah mayor adalah mata kuliah untuk memenuhi kompetensi utama dari setiap program studi.  Sementara itu mata kuliah minor atau mata kuliah supporting courses ditujukan untuk memberikan kompetensi tambahan dari lulusan masing-masing program studi.  Menyelaraskan dengan diberlakukannya KKNI, maka penyusunan kurikulum FPIK dimulai dari penyusunan rumusan capaian pembelajaran (Learning Outcome: LO) program studi.  Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia telah merumuskan deskripsi generik capaian pembelajaran (learning outcomes: LO) untuk sembilan jenjang (level) kualifikasi KKNI.  Kualifikasi dari lulusan program sarjana sesuai dengan jenjang (level) enam KKNI.

Deskripsi generik dari level enam KKNI yaitu:

  1. Kemampuan di bidang kerja: Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
  2. Lingkup kerja berdasarkan pengetahuan yang dikuasai: Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.
  3. Kemampuan manajerial: Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes: LO)  

Kemampuan di bidang kerja: Mampu  menerapkan IPTEKS dan pengelolaan di bidang perikanan dan kelautan dalam penyelesaian masalah di bidang tersebut secara adaptif.

Lingkup kerja berdasarkan pengetahuan yang dikuasai: Menguasai konsep teoritis di bidang perikanan dan kelautan secara umum dan mampu memformulasikan penyelesaian masalah secara prosedural.

Kemampuan manajerial: Mampu mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja secara sendiri atau berkelompok di bawah bimbing

Berdasarkan rumusan capaian pembelajaran dari lulusan FPIK tersebut di atas, maka   ada dua bidang kajian utama yang perlu dipelajari dalam cakupan struktur kurikulum FPIK.  Disamping bidang kajian utama, diperlukan juga bahan kajian  pendukung yaitu untuk terpenuhinya capaian pembelajaran lulusan dari aspek kemampuan manajerial.

Bahan kajian utama:

(1) Ilmu Perikanan;

(2) Ilmu Kelautan

Bahan kajian pendukung  softskill dan kewirausahaan:

(1) Komunikasi;

(2) Manajemen/Kewirausahaan

Bahan kajian utama ilmu perikanan dan ilmu kelautan serta bahan kajian pendukung terumuskan dalam mata kuliah-mata kuliah yang harus diikuti oleh seluruh mahasiswa program studi yang ada dalam lingkup  FPIK. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah interdepartemen yang dikelola oleh   Departemen atau Fakultas.

Berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) serta kebutuhan perkembangan program studi yang ada di ingkup FPIK, dalam struktur kurikulum FPIK 2014-2018 terdapat 7 (tujuh) mata kuliah interdepartemen yang diambil oleh seluruh program studi dan ada 6 (enam) mata kuliah interdepartemen yang diambil oleh beberapa program studi.  Untuk  mendukung  tercapainya  kemampuan  manajerial  mahasiswa,  khususnya

untuk penguatan softskill dan jiwa kewirausahaan mahasiswa terdapat dua mata kuliah yang dikelola oleh fakultas.  Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan (supporting cources).

Mata kuliah Interdepartemen yang diambil oleh seluruh program studi yang ada di FPIK:

(1)  FPK101 Pengantar Ilmu Perikanan dan Kelautan

(2)  MSP233  Iktiologi

(3)  STK211) Metode Statistika

(4)  ITK221  Oseanografi Umum

(5)  PSP211 Metode Penangkapan Ikan

(6)  THP200 Dasar-Dasar Teknologi Hasil Perairan

(7)  BDP200 Dasar-Dasar Akuakultur

Mata Mata kuliah Interdepartemen yang diambil oleh sebagian program studi yang ada di FPIK :

(1)  ITK211 Biologi Laut

(2)  MSP221 Ekologi Perairan

(3)  GFM211 Meteorologi

(4)  BIK200  Biokimia Umum

(5)  BIO212  Mikrobiologi Dasar

(6)  MSP226 Fisiologi Hewan Air

Mata kuliah penguatan softskill dan kewirausahaan:

(1)  FPK301 Kewirausahaan Perikanan dan Kelautan

(2)  FPK302 Pengembangan Jati Diri Sarjana Perikanan dan Kelautan