Learning Outcome

DEPARTEMEN BUDIDAYA PERAIRAN

A. NAMA MAYOR/PROGRAM STUDI:
TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN BUDIDAYA
B. KOMPETENSI MAYOR/PROGRAM STUDI:
1. Mampu mengaplikasikan dan memanfaatkan kaidah-kaidah ilmu, teknologi dan manajemen dalam penyelesaian permasalahan dibidang perikanan budidaya.
2. Menguasai pengetahuan tentang prinsip-prinsip budidaya (genetika dan reproduksi ikan, penyakit dan kesehatan ikan, produksi pakan alami, nutrisi ikan, mikrobiologi akuatik, fisika kimia perairan, desain wadah budidaya)dan menguasai pengelolaan industri perbenihan dan budidaya laut, payau, dan air tawar.
3. Mampu berkomunikasi secara lisan dan tulisan tentang aspek teknis dan non-teknis, berpikir secara kritis dan bertanggung jawab atas pekerjaannya secara mandiri atau bekerja dalam tim, terampil, bersikap inovatif dan enterprenersip, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai etika.
C. LEARNING OUTCOMESMAYOR/PROGRAM STUDI:
1. Mampu membudidayakan berbagai spesies finfish, shellfish, dan aquatic plant (laut, payau dan air tawar)
2. Mampu mengembangbiakkanberbagai spesies ikan (ikan laut, payau dan air tawar)
3. Mampu memformulasikan bahan pakan untuk produksi pakan buatan
4. Mampu memproduksi fitoplankton, zooplanton, dan bentos, baik sebagai pakan alami maupun sebagai bahan baku industri
5. Mampu menerapkan praktik perikanan budidaya yang baik (good aquaculture practices)
6. Mampu mengidentifikasi agen penyakit, mendiagnosis dan mengobati ikan sakit
7. Mampu melakukan kegiatan laboratorium terkait bidang akuakultur (reproduksi dan genetika ikan, nutrisi ikan, lingkungan budidaya, kesehatan ikan, sistem produksi) dan menginterpretasikan hasil analisis
8. Mampu mengukur, dan mengelola kualitas media perikanan budidaya
9. Mampu merencanakan dan mendesain wadah budidaya (ukuran, bentuk, tata letak wadah, dan lain-lain)
10. Mampu mengoperasikan dan mengelola hatchery, pembesaran, pemanenan dan pemasaran ikan budidaya
11. Mampu mengevaluasi pertumbuhan dan status kesehatan ikan budidaya
12. Mampu mengevaluasi risiko dan keuntungan kegiatan budidaya
13. Mampu menginterpretasikan data dan memberikan berbagai alternatif solusi
14. Mampu mendemostrasikan ruang lingkup penerapan IPTEKS dan usaha perikanan dan kelautan
15. Mampu menyampaikan informasi akuakultur secara jelas ke masyarakat
16. Mampu mengoperasikan kegiatan budidaya sebagai suatu kegiatan bisnis
17. Mampu bekerjasama dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, bersikap komunikatif, inovatif dan enterprenersip

DEPARTEMEN MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN

A. NAMA MAYOR/PROGRAM STUDI:
MANAJEMEN SUMBERDAYA DAN LINGKUNGAN PERAIRAN
B. KOMPETENSI MAYOR/PROGRAM STUDI:
Kemampuan dalam penguasaan dasar-dasar ilmiah untuk mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, dan mengevaluasi permasalahan dalam bidang pengelolaan sumberdaya dan lingkungan perairan dengan pendekatan aspek ekobiologi, produktivitas, pengendalian pencemaran, konservasi, ekowisata perairan, dinamika pengelolaan sumberdaya perikanan dengan pendekatan ekosistem, dan pemanfaatan multiguna perairan secara obyektif, jujur, dan bertanggung jawab, baik secara mandiri maupun dalam kelompok kecil melalui bimbingan.
C. LEARNING OUTCOMES MAYOR/PROGRAM STUDI:
1. Mampu mengaplikasikan teknik perencanaan dan pendekatan pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan, dan lingkungan serta konservasi sumber daya perairan melalui proses identifikasi, analisis, perhitungan, dan interpretasi terhadap tipologi ekosistem perairan dan komponennya secara optimal, partisipatif, dan berkelanjutan pada kosistem perairan tertentu.
1.1 Mengelola lingkungan perairan, perikanan dan kawasan berbasis daya dukung
1.2 Mengelola kualitas perairan dan kesehatan lingkungan dan sumberdaya perairan
1.3 Mengkonservasi sumber daya hayati perairan
1.4 Mengelola kawasan konservasi dan ekowisata perairan
1.5 Mengelola sumberdaya perikanan berkelanjutan
1.6 Mengidentifikasi dan menganalisis biota perairan
1.7 Mengukur kualitas perairan dan tingkat pencemaran
1.8 Menduga stok ikan
1.9 Menyusun rencana pengelolaan perikanan (RPP)
1.10 Menyusun sistem informasi perairan, perikanan dan sumberdaya perairan berbasis spasial dan temporal
1.11 Menghitung daya dukung perairan, perikanan, dan kawasan
1.12 Menganalisis hidrodinamika perairan
1.13 Menghitung produktivitas perairan (primer dan sekunder)
1.14 Menganalisis karakteristik biologi, fisiologi, dan ekologi sumber dayahayati perairan
1.15 Menentukan dampak kegiatan manusia terhadap komponen lingkungan perairan
1.16Menganalisis respons ekotoksikologis biota perairan terhadap perubahan lingkungan
2. Menguasai prinsip ilmu dan pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan, dan lingkungan serta konservasi sumber daya perairan berbasis kesehatan lingkungan perairan, dinamika dan tipologi sumberdaya perairan, dan dinamika sumberdaya perikanan sehingga mampu mengaplikasikan dan mengkomunikasikan pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan, dan lingkungan serta konservasi sumber daya perairan.
2.1 Menguasai prinsip ilmu kesehatan lingkungan perairan
2.2 Menguasai prinsip ilmu dinamika dan tipologi sumberdaya perairan
2.3 Menguasai prinsip ilmu konservasi sumber daya hayati perairan
2.4 Menguasai prinsip ilmu ekowisata perairan
2.5 Menguasai prinsip ilmu dinamika sumberdaya perikanan
2.6 Memahami kebijakan dan peraturan perundangan terkait pengelolaan sumber daya perairan, perikanan, dan lingkungan serta konservasi sumber daya perairan
3. Mampu mengambil keputusan dalam memilih alternatif pengelolaan sumberdaya perairan, perikanan, dan lingkungan serta konservasi sumber daya perairan secara akademik dan mandiri serta dapat bekerja dalam kelompok kecil dengan bimbingan.
4. Memiliki sifat adaptif, inklusif, komunikatif, estetis, dan etis.

DEPARTEMEN TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN

A. NAMA MAYOR/ PROGRAM STUDI :
TEKNOLOGI HASIL PERAIRAN
B. KOMPETENSI MAYOR/PROGRAM STUDI:
1. Mampu merancang dan mengendalikan proses produksi hasil perairan dengan menerapkan hurdle teknologi dan sistem operasi lainnya untuk menghasilkan produk bernilai tambah (pangan, nutrasetika, farmasetika, kosmetika, bioenergi, dan bahan intermediate industri) yang sesuai standar.
2. Menguasai pengetahuan tentang prinsip-prinsip ilmu perikanan dan kelautan, kimia, biokimia, fisika, mikrobiologi, bioteknologi, rekayasaproses, pengembangan produk dan standardisasi untuk dapat menghasilkan produk bernilai tambah (pangan, nutrasetika, farmasetika, kosmetika, bioenergi dan bahan intermediate industri) yang sesuai standar
3. Mampu dan terampil dalam bekerja sama, berkomunikasi secara lisan dan tulisan, mampu berpikir kritis dan memanfaatkan berbagai sumber informasi dalam pemecahan masalah, memiliki etika dan integritas yang tinggi menghargai keberagaman, mampu memimpin dan mengorganisir serta berjiwa kewirausahaan.
C. LEARNING OUTCOMESMAYOR/PROGRAM STUDI:
Kode Setelah menyelesaikan program mahasiswa
I.A.1 1. Mampu menjelaskan prinsip-prinsip ikhtiologi, ekologi,oseanografi
I.A.2 2. Mampu menjelaskan prinsip dasarakuakultur dan metode penangkapan ikan
I.B 3. Mampu menjelaskan prinsip dasar penanganan, pengolahan dan bioteknologi hasil perairan
II.A 4. Mampu menjelaskan komponen kimia hasil perairan sebagai sumber pangan dan gizi, fisiologi pasca panen, penanganandan transportasinya
II.B 5. Mampu menjelaskan pemanfaatan dan metabolisme hasil perairan dalam tubuh manusia
II.C 6. Mampu menjelaskan prinsip-prinsip pengujian fisiko, kimiawi, dan organoleptik serta melakukan analisisnya.
II.D 7. Mampu menjelaskan efek toksin serta melakukan pengujiannya.
III. A 8. Mampu menjelaskan dan melakukan isolasi, karakterisasi dan identifikasi mikrob laut dan perairan tawar (prokariot dan eukariot)
III.B 9. Mampu menjelaskan bakteri patogen dan pembusuk pada hasil perairan dan melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif.
III.C 10. Mampu menjelaskan teknik sanitasi dan pengawetan hasil perairan serta melakukan pengujiannya.
IV.A 11. Mampu menjelaskan dan menerapkan konsep teoritis sains dan prinsip teknologi curring, pengeringan, pengasapan, pengasapan dll dan pengaruhnya terhadap mutu hasil perikanan.
IV.B 12. Mampu menjelaskan dan menerapkan tentang konsep teoritis sains dan prinsip-prisnip teknologi pengawetan dan pengolahan suhu dingin dan beku hasil-hasil perairan serta pengaruhnya terhadap mutu produk.
IV.C 13. Mampu menjelaskan dan menerapkan tentang konsep teoritis sains dan prinsip-prinsip teknologi pengolahan hasil-hasil perairan dengan suhu dan tekanan tinggi (high temperature and pressure), proses aseptik (aseptic processing), ekstruksi dan yang lainnya.
IV.D.1 14. Mampu menjelaskan dan menerapkan konsep teoritis sains, prinsip-prinsip teknologi ekstraksi dan aplikasi polisakarida hasil perairan (karagenan, agar, alginat, kitosan, kitin dll).
IV.D.2 15. Mampu menjelaskan dan menerapkan konsep teoritis sains, prinsip-prinsip teknologi ekstraksi dan aplikasi protein hasil perairan (konsentrat protein ikan, hidrolisat protein, gelatin, dan lainnya)
IV.D.3 16. Mampu menjelaskan dan menerapkan konsep teoritis sains, prinsip-prinsip teknologi ekstraksi dan aplikasi lemak hasil perairan (konsentrat omega 3, pigmen karoten, dan lainnya)
IV.E.1 17. Mampu menjelaskan konsep teoritis dan praktik keteknikan hasil perikanan seperti unit operasi dan transportasi di industri hasil perikanan
IV.E.2 18. Mampu menggunakan kesetimbangan massa dan energi dalam menganalisis pengolahan hasil perikanan
IV.E.3 19. Mampu mengidentifikasi unit operasi yang tepat dalam menghasilkan suatu produk.
V.A 20. Mampu menjelaskan dan merancang pendirian suatu model industri hasil perikanan.
V.B 21. Mampu menjelaskan dan menerapkan konsep teoritis sains dan prinsip teknologi dari berbagai teknik penanganan, pengolahan, penentuan umur simpan, pengemasan, labelling,life cycle produk nilai tambah hasil perikanan.
V.C 22. Mampu menjelaskan konsep teoritis sains dan teknologi pemanfaatan dan pengembangan produk dari limbah dan hasil samping serta merancang pengembangan industri limbah berkelanjutan.
VI.A.1 23. Menjelaskan biodiversitas perairan (makro dan mikro organisme) dan bioprospecting.
VI.A.2 24. Mampu melakukan seleksi dan kultivasi biodeversitas perairan untuk pengembangan produk konsumsi dan non-konsumsi.
VI.A.3 25. Mampu melakukan identifikasi molecular sumber daya hayatiperairan.
VI.B.1 26. Mampu menjelaskan bioteknologi dan aplikasinya dalampengembangan produk alam (nutrasetika, kosmetika, farmaseutika, bioenergi) serta pengendalian polusi.
VI.B.2 27. Mampu menerapkan teknik ekstraksi, isolasi dan karakterisasi komponen aktif hasil perairan sebagai bahan nutrseutika, kosmetika, farmaseutika, bioenergi.
VII.A 28. Mampu menjelaskan filosofi standardisasi dalam segala aspek kehidupan, infrastruktur mutu dalam konteks kualitas dan daya saing serta mampu mengidentifikasi standar untuk penerapan pada bidang tertentu.
VII.B 29. Mampu menjelaskan peraturan, regulasi dan sistem manajemen hasil perairan serta mampu membuat konsep HACCPplan.
VIII.A.1 30. Mampu berkomunikasi secara lisan dan tulisan, mengidentifikasi suatu masalah dan mencari pemecahannya, bekerjasama, serta membangun komitmen.
VIII.B.1 31. Mampu melihat peluang usaha dan mencari informasi secara mandiri dan berkelompok.

DEPARTEMEN PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN

A. NAMA MAYOR/ PROGRAM STUDI :
TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP
B. KOMPETENSI MAYOR/PROGRAM STUDI:
Mampu menerapkan IPTEKS dalam menyelesaikan permasalahan bidang perikanan tangkap secara sistematis, adaptif dan aplikatif melalui penguasaan ilmu dasar dan ilmu pendukung untuk mewujudkan perikanan yang berkelanjutan.
C. LEARNING OUTCOMES MAYOR/PROGRAM STUDI:
1. Mampu menerapkan IPTEKS dalam menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan peran bidang perikanan tangkap secara bertanggungjawab, khususnya terkait dengan:
1.1 Teknologi alat dan metode operasi penangkapan ikan
1.2 Kapal dan transportasi perikanan, faktor-faktor keselamatan kerja dan metode observasi bawah air yang sesuai dalam lingkup PSP
1.3 Daerah penangkapan ikan,sistem perikanan tangkap; dankebijakan pengelolaan sumberdaya perikanan tangkap
1.4 Teknik perencanaan, pengelolaan dan kebijakankepelabuhanan perikanan
2. Menangani manajemen dan pengembangan perikanan tangkapyang ramah lingkungan dan berkelanjutan
3. Mampu mengidentifikasi, menganalisis, menginterpretasikan permasalahan dan memberikan alternatif solusi dalam bidang perikanan tangkap
4. Mampu bekerja dalam bidang perikanan tangkap sesuai standar operasional yang ada dan dengan pendampingan
5. Menguasai IPTEKS bidang perikanan tangkap, khususnya:
5.1 Teknologi alat dan metode operasi penangkapan ikan
5.2 Kapal dan transportasi perikanan, faktor-faktor keselamatan kerja dan metode observasi bawah air yang sesuai dalam lingkup PSP
5.3 Daerah penangkapan ikan,sistem perikanan tangkap; dankebijakan pengelolaan sumberdaya perikanan tangkap
5.4 Teknik perencanaan, pengelolaan dan kebijakankepelabuhanan perikanan
6. Mampu merencanakan dan melaksanakan kegiatan manajemen perikanan tangkap secara berkelanjutan
7. Mampu melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi dalam manajemen perikanan tangkap
8. Mampu menganalisis data dan informasi serta memanfaatkannya untuk pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam manajemen perikanan tangkap
9. Mampu mengkaji dan memahami pustaka, mendiskusikan, menulis dan menyajikan dalam laporan hasil penelitian secara mandiri atau kelompok
10. Mampu bertanggungjawab atas pekerjaan yang ditugaskan dalam lingkup manajemen perikanan tangkap
11. Mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya
D. KOMPETENSI MINOR
Teknik Observasi Bawah Air : Mampu berenang dan menyelam secara ilmiah untuk dapat mengobservasi tingkah laku ikan, respon ikan terhadap alat tangkap, dan keragaan alat tangkap di dalam air.

DEPARTEMEN ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN

A. NAMA MAYOR/PROGRAM STUDI :
ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN
B. KOMPETENSI MAYOR/PROGRAM STUDI:
Kemampuan untuk memahami, menjelaskan, menerapkan dan mengikuti perkembangan IPTEK kelautan yang mencakup karakteristik organisme, proses dan fenomena lautan, serta informasi dan instrumentasi kelautan secara konvensional dan modern
C. LEARNING OUTCOMES MAYOR/PROGRAM STUDI:
Mampu menerapkan IPTEKS dalam menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan peran bidang ilmu dan teknologi kelautan secara bertanggungjawab, mencakup oseanografi, biologi laut, akustik dan instrumentasi kelautan, dan inderaja dan system informasi geografi kelautan;
Menangani manajemen dan pengembangan industri kelautan dengan konsep ramah lingkungan dan berkelanjutan;
Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan menginterpretasikan permasalahan bidang ilmu dan teknologi kelautan, terkait dengan oseanografi, biologi laut, akustik dan instrumentasi kelautan, dan inderaja dan system informasi geografi kelautan;
Mampu bekerja sesuai standar operasional yang ada dan dengan bimbingan dalam bidang ilmu dan teknologi kelautan;
Menguasai IPTEKS bidang ilmu dan teknologi kelautan, khususnya oseanografi, biologi laut, akustik dan instrumentasi kelautan, dan inderaja dan system informasi geografi kelautan;
Mampu merencanakan dan melaksanakan kegiatan manajemen dan bisnis industri kelautan secara berkelanjutan;
Mampu melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi di dalam manajemen dan bisnis industri kelautan;
Mampu menganalisis data dan informasi serta memanfaatkannya untuk mengambil keputusan yang tepat di dalam manajemen dan bisnis industri kelautan;
Mampu mengkaji dan memahami pustaka, mendiskusikan, menulis, menyajikan dalam laporan hasil penelitian secara mandiri atau kelompok;
Mampu diberitanggungjawab dan bertanggungjawab atas pekerjaan dalam lingkup manajemen dan industri kelautan;
Mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan ilmiah kegiatan manajemen dan industri kelautan yang ada.
D. KOMPETENSI MINOR
Ilmu Kelautan : Kemampuan untuk memahami dan menjelaskan jenis, sifat dankehidupan organism laut dan proses-proses fisika, kimia, biologi dan geologi kelautan.
Teknologi Kelautan : Kemampuan untuk memahami dan menjelaskan teknologi bawah air dan pemanfaatan citra dalam informasi dan interpretasi fenomena dan sumberdaya laut.