Talkshow dan Temu Bisnis Perikanan Warnai Dies Natalis ke-62 FPIK IPB University
Talkshow dan Temu Bisnis Perikanan Warnai Dies Natalis ke-62 FPIK IPB University
Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-62, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University menggelar kegiatan talkshow dan temu bisnis perikanan kelautan pada Rabu, 17 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis dengan mengusung tema ‘Peran Teknologi dan Inovasi dalam Meningkatkan Daya Saing Komoditas Ekspor Hasil Perikanan serta Nilai Tambah (Hilirisasi) untuk Devisa dan Penggerak Ekonomi Rakyat’. Kegiatan dihadiri oleh 160 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, pelaku usaha, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti rangkaian acara sebagai wadah untuk memperoleh wawasan, berbagi pengalaman, dan menjalin jejaring di bidang perikanan dan kelautan.
Kegiatan ini juga turut menghadirkan sejumlah tamu undangan, yaitu salah satunya Dr. Tb. Haeru Rahayu, A.Pi., M.Sc., selaku Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yang menyampaikan Keynote Speech berjudul ‘Kebijakan Perikanan Budidaya dalam Mendukung Program Ekonomi Biru untuk Ketahanan Pangan’. Dalam paparannya, beliau menyampaikan pentingnya peran Blue-Food dalam sistem pangan global bersamaan dengan potensi sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata, sesi foto bersama dengan lobster, serta sesi santap bersama menu udang.

Adapun acara utama dari kegiatan menyajikan sesi diskusi bersama narasumber dari berbagai bidang perikanan dan kelautan, yakni Machmud SP, MSc selaku Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP, Ir. Hardi Pitoyo, serta Mr. Pham The Cuong selaku Atase Perdagangan Vietnam di Jakarta. Materi dan diskusi yang dipaparkan meliputi ‘Peningkatan Daya Saing Blue-Food Indonesia’, ‘Peran Pelaku Usaha dalam Pengembangan Perikanan’, dan ‘Kebijakan serta Peluang Bisnis Perikanan di Vietnam’. Keberlangsungan kegiatan ini menjadi wadah untuk memberikan wawasan, berbagi pengalaman, serta menjalin jejaring hubungan. Diskusi berjalan secara interaktif antar pembicara dan moderator, dengan sesekali dibuka adanya sesi tanya jawab antar narasumber dengan peserta. Kegiatan ditutup dengan simbolisasi kerjasama dari berbagai pihak pemangku kepentingan bersama FPIK IPB University melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Penandatanganan ini menjadi wujud nyata komitmen FPIK IPB University dalam mendukung inovasi, hilirisasi, dan penguatan jejaring kemitraan demi pembangunan sektor perikanan dan kelautan Indonesia yang berdaya saing. (Tasyqia)

